TUTORIAL WPAP BUAT ANDA

1. LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT WPAP BAGIAN 1

 

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)Belum lama ini, Wedha yang membuat illustrasi karakter lupus dan juga terkenal dengan temuannya WPAP (Wedha’s Pop Art Potrait) pernah dipublish di Desain Studio (lihat ulasannya disini). Karya Wedha memang sangat jempolan, walaupun pertama kali ditemukan tahun 1990-1991, tapi sampai sekarang gaya WPAP masih populer dan bahkan semakin berkembang. Beberapa komunitas WPAP mulai berkembang melalui jejaring-jejaring sosial semacam facebook, blog dan forum-forum. Tidak ingin ketinggalan, Desain Studio kali ini mencoba menyajikan tutorial cara pembuatan WPAP ini untuk pembaca.🙂

Di tutorial kali ini, kita akan menggunakan Adobe Illustrator. Tidak masalah jika ada yang menggunakan CorelDRAW maupun Freehand, langkah-langkahnya sama saja.

STEP 1

Gunakan Pen tool (P) untuk menggambar bagian mulut. Gambar dengan garis-garis lurus dan tidak lengkung dan buatlah bentuk berdasarkan intensitas cahaya pada gambar. Artinya, bidang-bidang gambar pen tool di bentuk berdasarkan warna dari wajah (lihat gambar)

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 2

Jika sudah, warnai gambar dengan warna yang dekat dengan warna sebenarnya. Gunakan eyedropper tool (I) untuk langkah ini. Cukup pilih bidang yang ingin diwarnai, lalu tekan tombol I di keyboard untuk memilih eyedropper tool dan klik pada sampel warna yang ingin diambil. Sebagai contoh, jika warna yang ingin diambil adalah bagian bibir, klik eyedropper tool pada bibir. Begitu seterusnya hingga semua bidang diwarnai.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 3

Beralih ke bagian atas, gambar kan bidang-bidang membentuk hidung dan kacamata. Kemiripan wajah sangat tergantung dari bagaimana kita membentuk bidang dengan baik pada daerah-daerah detil seperti mulut, hidung dan mata.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 4

Sama seperti pada STEP 2, warnai juga bidang-bidang yang telah dibuat tadi.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 5

Beralih kebagian pipi hingga leher, bagian ini tidak terlalu detil, jadi gambar bidang-bidang yang lebih besar. Namun tetap ingat, gambarkan berdasarkan intensitas cahaya dan perbedaan warna. Karena walaupun tidak berbentuk detil, kubis-kubis nanti bisa diidentifikasi sebagai sebuah bentuk karna pewarnaan di tiap bidang yang berbeda.

Sama seperti dua bagian sebelumnya, bagian ini juga saya warnai dahulu dengan warna-warna dasar wajah.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 6

Lengkapi dengan membuat beberapa bidang untuk melengkapi bagian-bagian lainnya.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 7

Kali ini kita telah selesai dengan membentuk perwajahan karakter. Sekarang kita pisahkan objek bidang-bidang vektor dengan gambar aslinya dan bersiap untuk pewarnaan.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 8

Dalam WPAP, warna yang digunakan adalah warna-warna yang tidak biasa dan bermain dengan intensitas warna (gelap/terang). Salah satu alternatif yang bisa kita gunakan di Illustrator adalah dengan menggunakan warna pantone. Cukup pilih Window > Swatches lalu klik icon swatches library menu dibagian bawah swatches palette, pilih Color Books > Pantone Solid Uncoated. Maka akan terbuka Pantone Solid Uncoated palette.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

STEP 9

Ada banyak warna yang bisa ditemukan di Pantone Solid Uncoated palette ini. Selain itu, kita dapat dengan mudah mengidentifikasi warna berdasarkan intensitas gelap dan terangnya (karena disusun sejajar).

Untuk tips memberi warna karya WPAP anda, cukup ikuti aturan main dari pencahayaan pada gambar yang asli. Misalnya, untuk bagian yang terang, berikan warna-warna terang dengan intensitas yang terang seperti kuning, hijau muda, pink, dll. Sebaliknya, bagian bidang di daerah gelap juga harus diisi dengan warna yang berkarakter gelap seperti biru, merah tua, hijau, coklat, dll.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)

Well, inilah karya WPAP dari M Shadow (vokalis band Avenged Sevenfold) yang telah diaplikasikan pada sebuah poster.

Tutorial WPAP (Wedha's Pop Art Potrait)TUTORIAL BY : www.desainstudio.com

2. LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT WPAP BAGIAN 2



step 000Pertama-tama pilihlah gambar yang anda inginkan dan bawa menuju Corel dengan Import atau menyeretnya langsung menuju jendela Corel. Lakukan pembenahan standar untuk menyeimbangkan gelap dan terangnya apabila dirasa foto kurang pas.
kemudian setelah selesai, kuncilah gambar ini dengan “klik kanan –> lock”…dan anda siap untuk langkah yang berikutnya.
untuk membuka gambar yg terkunci tinggal klik kanan dan klik unlock.
step 001
freehandtooldengan menggunakan ”freehand tool“ buatlah garis2 yang saling berhubungan, melebihkan atau berpotongan juga tidak apa-apa. pokoknya jangan sampai tidak bersentuhan atau ada gang.
Buat garis mengikuti alur2 yang ada di photo misalnya gelap terangnya, perbedaan warna, intensitas dan lain-lain atau anda bisa ber-impro-visasi sendiri sesuai kehendak anda. Garis2 tersebut haruslah benar2 terhubung atau berpotongan sebab nanti kita akan mengisinya menggunakan Fill Toll yang mana apabila ada kebocoran maka area yang terisi akan meluber kemana-mana. untuk menghindari kebocoran tekanlah “ALT+Z”.“Snap to Object” atau menempel saat mendekati obyek, jadi apabila anda membuat titik atau garis bisa dipastikan akan saling terhubung dan pas pada sasaran. tekan shortcut itu lagi untuk me-nonaktifkannya. ini adalah shortcut untuk
lakukan langkah2 pembentukan garis2 ini dimulai dari bagian yg susah atau penting dulu misalnya mata atau bibir. jangan dulu menyelasaikan semua.
dan kita beranjak ke step berikutnya….
step 001 #3
smartfilltool dalam langkah ini kita akan banyak sekali menggunakan tool yang sangat berguna dari Corel yaitu “Smart Fill Tool”.
baiklah, sekarang mulailah klik tool tersebut –> kemudian klick color box / kotak warna yang ada di property bar [bagian bawah menu utama] dan klik color picker / pipetcolorpick,yang paling dominan pada area tersebut. setelah melakukan pengambilan warna menggunakan pipet maka tool secara otomatis akan berubah menjadi gambar timba, berikutnya tumpahkan cat yang ada di timba tersebut ke tempat anda mengambil warna tadi.. dan viola… apabila garis anda tidak bocor maka anda sudah berhasil mengisi satu bagian blok itu. kemudian cursor akan berubah menjadi pipet, maka ambilah warna dengan meng-klik photo pada bagian yg telah di kelilingi oleh garis2 yg telah anda buat pada langkah sebelumnya, ambilah warna

setelah selesai mengisi semua bagian tersebut dengan balok2 warna maka aksi selanjutnya adalah mebuang garis2 pembatu yg telah anda buat di langkah awal tadi. tapi akan susah sekali apabila menyeleksinya satu demi satu. ada cara yg jauh lebih efektif yaitu:
Klick menu edit –> Find and Replace –> Find Objects… kemudian dialog Find Wizard akan muncul. klick begin to search dan next –> klick tombol tab Fills yang ada di bagian atas dialog –> centang No Fill dan tekan tombol next button –> dan finish –> klick Find All… dan program secara otomatis akan mencari obyek2 yang tanpa “fill”
setelah semuanya terseleksi maka anda bisa langsung membuangnya dengan menekan delete.
SHAKIRA WAKA-WAKA 001 #4 CDR 10 small
langkah berikutnya yang terhitung paling susah adalah “mengganti warna2 blok”.
pertama duplikatlah gambar yang telah anda buat dengan menekan CTRL+D kemudian konvert gambar ini menjadi bitmap agar supaya tidak menjadi beban untuk prosesor anda.
kenapa musti di duplikat?… baca terus!..

pada langkah ini saya tidak bisa menjelaskan begitu banyak. yang harus anda lakukan adalah banyak2 improvisasi, pilihlah warna2 yang anda suka dengan masih mempertimbangkan gelap terangnya warna tersebut. maksud saya adalah… warna yang terkesan gelap berarti bisa ditempatkan pada bagian yang gelap, warna2 yang terkesan dan terlihat terang letakkan pada area2 yg terang, dan seterusnya… terus lakukan pewarnaan dengan masih melihat dan berpatokan kepada gambar yg di duplikat tadi agar anda tidak banyak melakukan kesalahan dalam pemilihan gelap terangnya warna,
saya sarankan anda memiilih warna2 yang memberontak dan beraniwarna2 natural misalnya warna kulit. apabila tidak maka akan susah untuk bisa disebut pop art, karena ciri utama pop art adalah warna2 yang cerah dan memberontak…. untuk lebih memperkuat kesan pop art pada gambar. coba hindari sebisanya untuk tidak menggunakan
langkah berikutnya adalah memberikan hiasan2 tambahan, background, text atau apa saja asalkan tidak merusak keindahan gambar yang telah anda buat. saya sarankan hanya menggunakan font yang simpel untuk digabungkan dengan gambar WPAP ini.

oke, harapan saya semoga tutorial ini bisa membantu!🙂
jika ada kesulitan atau anda menabrak dinding [ macet ] maka anda bisa kontak saya disini melalui jejaring facebook!



TUTORIAL BY : TONI AGUSTIAN

DATE CREATED : 2010-06-22

SOFTWARE : COREL DRAW X5 PORTABLE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s